CYBERNEWS24.CO.ID

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan Perjuangan Buruh dan HAM


CN24 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/05/2026). Peresmian tersebut menjadi bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan hak asasi manusia dan hak-hak pekerja yang selama ini diperjuangkan Marsinah.


Kehadiran museum tersebut juga menjadi penegasan komitmen pemerintah dalam mendukung perjuangan buruh di Indonesia sekaligus menjaga memori sejarah mengenai pentingnya keadilan sosial dan perlindungan hak asasi manusia


Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau rumah yang pernah menjadi tempat tinggal Marsinah semasa hidupnya. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyapa serta berbincang dengan keluarga besar Marsinah yang hadir dalam acara peresmian.Suasana haru menyelimuti lokasi ketika Presiden memasuki rumah sederhana yang menjadi saksi perjalanan hidup Marsinah sebelum dikenal luas sebagai simbol perjuangan buruh Indonesia. Kehadiran Presiden dinilai menjadi bentuk penghormatan langsung negara terhadap sosok Marsinah yang selama puluhan tahun dikenang sebagai pejuang hak pekerja.


Usai meninjau rumah tinggal Marsinah, Presiden Prabowo melanjutkan peninjauan ke kompleks Museum Marsinah dan Rumah Singgah yang dibangun di atas lahan seluas 938 meter persegi. Kompleks tersebut terdiri atas dua bangunan utama, yakni museum memorial dan rumah singgah yang dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus ruang refleksi bagi masyarakat.


Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi peninggalan Marsinah yang menggambarkan perjalanan hidup dan perjuangannya. Presiden melihat langsung sejumlah barang pribadi yang dipamerkan, mulai dari seragam kerja pabrik, tas, dompet, sepeda ontel, hingga dokumen pendidikan seperti ijazah sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.Selain itu, sejumlah piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh nasional maupun internasional turut dipamerkan sebagai bagian dari rekam jejak perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja


Keberadaan koleksi tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran nyata kepada generasi muda mengenai kehidupan dan perjuangan Marsinah yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak kaum buruh di tengah berbagai tekanan pada masa itu.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa peresmian Museum Marsinah merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan kaum buruh sekaligus menghormati keberanian seorang perempuan muda yang menjadi simbol perjuangan rakyat kecil.


Menurut Presiden, museum tersebut menjadi peristiwa langka karena didedikasikan khusus untuk mengenang perjuangan kaum buruh. Kepala Negara bahkan menyebut keberadaan museum semacam itu mungkin menjadi salah satu yang pertama di dunia.


“Ini adalah sekiranya mungkin peristiwa yang langka, mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh. Tapi tolong dicek, mungkin pasti adalah. Tapi ini peristiwa langka,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.


Presiden menegaskan bahwa Museum Marsinah dibangun sebagai lambang, simbol, sekaligus tonggak peringatan atas perjuangan seorang perempuan muda yang berani memperjuangkan hak-hak buruh serta masyarakat kecil yang tidak memiliki kekuasaan.


“Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang. Seorang pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh,” kata Presiden.


Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para tamu undangan yang terdiri atas tokoh buruh, aktivis HAM, pejabat pemerintah, hingga masyarakat sekitar yang hadir dalam acara peresmian.


Marsinah sendiri dikenal sebagai aktivis buruh yang vokal memperjuangkan hak pekerja pada era 1990-an. Namanya menjadi perhatian publik nasional setelah kematiannya yang tragis pada tahun 1993. Hingga kini, Marsinah masih dikenang sebagai simbol perjuangan hak asasi manusia dan keadilan bagi kaum pekerja di Indonesia.


Pewarta : Ko²

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama