CYBERNEWS24.CO.ID

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat


CN24 - Kota Mojokerto, 12 Mei 2026 — Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) yang digelar di SMP Negeri 1 Mojokerto dan SMP Negeri 5 Mojokerto, Selasa (12/5). Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari hadir langsung untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya memilih makanan sehat sebagai bekal menuju generasi emas Kota Mojokerto.


Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, B2SA merupakan konsep dasar pola makan sehat yang harus dipahami sejak usia sekolah.



“Apa itu B2SA? Jadi makanan yang kalian makan itu pertama harus beragam, kedua harus bergizi seimbang, dan ketiga harus aman,” jelasnya di hadapan para siswa.


Ia menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto pada dasarnya sudah memenuhi kategori B2SA karena dalam setiap dapur SPPG telah didampingi ahli gizi. Namun demikian, para siswa tetap perlu memiliki pemahaman tentang pola makan sehat karena kebutuhan konsumsi harian tidak hanya berasal dari MBG.


“Yang kalian makan setiap hari kan tidak hanya MBG. Kalian masih dapat uang saku dari orang tua dan masih jajan. Nah, uang jajan itu pilihlah makanan yang memenuhi kategori B2SA,” tuturnya.


Ning Ita juga mengingatkan tentang kebiasaan siswa yang membeli jajanan di sekitar sekolah maupun pedagang kaki lima. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang siswa untuk jajan, namun meminta agar mereka mampu memilih makanan yang sehat dan bergizi.


“Memang uang jajannya boleh dibelikan makanan apa saja, tapi tolong pilihlah makanan yang sehat. Karena kesehatan kalian dan kecerdasan berpikir kalian sangat ditentukan oleh makanan yang masuk ke dalam tubuh kalian,” tegasnya.


Ia menjelaskan, konsumsi makanan yang terlalu banyak gula dapat memicu gangguan kesehatan serta menurunkan konsentrasi belajar. Selain itu, masa remaja merupakan fase penting pertumbuhan organ tubuh sehingga membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral hingga serat.


“Jangan isinya hanya karbohidrat dan protein saja, tapi juga harus ada lemak, vitamin, mineral, dan serat. Semua itu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kalian,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pola makan pelajar merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi emas Kota Mojokerto. Menurutnya, kesehatan dan pendidikan merupakan dua syarat utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Tak hanya itu, Wali Kota juga mendorong para siswa untuk terus belajar dan menggali potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik seperti olahraga dan seni.


“Kalau belum punya prestasi akademik, jangan berkecil hati. Gali potensi kalian di luar akademik. Yang penting ditekuni dengan konsisten dan terus-menerus,” pesan Ning Ita.


Melalui sosialisasi B2SA yang digelar serentak di dua sekolah ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap para pelajar semakin sadar pentingnya pola makan sehat serta mampu menjadi generasi unggul yang sehat, cerdas, dan membanggakan bumi Majapahit.

Pewarta Ridwan

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama