CN24 - NGANJUK – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia di sebuah warung yang diduga menjadi tempat prostitusi di Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (20/2/2026) malam.
Laporan awal disampaikan oleh Kopka M. Eka Prastiana selaku Babinsa Desa Kedungrejo Koramil 0810/10 sekitar pukul 22.00 WIB, setelah menerima informasi adanya warga yang ditemukan tidak bernyawa di lokasi tersebut.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para saksi di lokasi, peristiwa bermula sekitar pukul 21.30 WIB saat korban, Moch Imam Buchori (39), datang ke warung milik Ibu Supiatun untuk ngopi.
Sekitar pukul 21.40 WIB, sebelum sempat dibuatkan kopi, korban mengajak salah satu perempuan bernama Ibu Jumiati masuk ke kamar untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Namun, belum genap sepuluh menit berada di dalam kamar, korban tiba-tiba mendengkur keras dan tidak sadarkan diri.
Ibu Jumiati yang panik kemudian mencoba membangunkan korban, namun tidak mendapat respons. Ia lalu keluar kamar dan memanggil rekannya, Ibu Juwariah, untuk meminta bantuan.
Sekitar pukul 22.00 WIB, korban diketahui mengeluarkan busa dari mulutnya. Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa setempat, Bapak Julianto. Warga pun berdatangan ke lokasi kejadian (TKP), dan sebagian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Warujayeng serta Babinsa Desa Kedungrejo.
Pada pukul 23.15 WIB, jenazah korban dievakuasi dari kamar dan dibawa menggunakan ambulans RSUD Nganjuk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan proses autopsi.
RSUD Nganjuk
Identitas Korban
Korban diketahui bernama Moch Imam Buchori
Tempat/Tanggal Lahir: Surabaya, 2 September 1986
Alamat: Dusun Sekeluweng RT 006 RW 006, Desa Batok, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun
Pekerjaan: Karyawan Swasta
Saksi-Saksi
Beberapa saksi yang dimintai keterangan di antaranya:
Ibu Jumiati
Ibu Juwariah
Bapak Agus (Sekretaris BPD Desa Kedungrejo)
Bapak Julianto (Perangkat Desa Kedungrejo)
Aparat dan Pihak yang Hadir
Dalam penanganan kejadian tersebut turut hadir:
Bapak Bambang Setiyoko (Sekdes Kedungrejo)
Bapak Julianto (Perangkat Desa/Jogotirto)
Bapak Agus (Sekretaris BPD Desa Kedungrejo)
Kopka M. Eka Prastiana (Babinsa Desa Kedungrejo)
Anggota Polsek Warujayeng
Tim Forensik Polres setempat
Langkah yang Diambil
Sejumlah langkah cepat dilakukan aparat, antara lain:
Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan langsung ke TKP.
Koordinasi dengan perangkat desa setempat.
Melaporkan kejadian kepada komando atas untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi dari pihak berwenang. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum ada keterangan resmi terkait hasil penyelidikan.
Pewarta : Suwono



