CN24-Bangkalan, Kelompok tani di Desa Dumajah Kecamtan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan pada hari rabu 29 Juli 2026 menggelar Pelatihan Ketrampilan Petani Dalam Pengelolaan APH dengan mengusung tema “Peran Agen Hayati dalam Budidaya Pertanian”.
Acara yang berlangsung dan dilaksanakan di rumah kediaman H. Samsul di Desa Dajeh Legung Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan berjalan cukup lancar dan sukses.
Acara yang dihadiri Bpk Agus Riyadi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Bpk Mahmud Perwakilan dari Kota Pamekasan, Bpk Hosman dari Sumenep beserta segenap tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Agus Riyadi menyampaikan agen pengendalian hayati dan juga semua prodaknya sudah menjadi talens dan menjadi buming di seluruh jawa timur dan bahkan seluruh Indonesia, hal ini terjadi karena adanya perkembangan tranformasi tehnologi dan penguasaan bukan lagi level perusahaan tapi sudah bisa dilakukan oleh kelompok petani.
Lebih lanjut disampaikan penggunaan pupuk anorganik berlebih, jika dilakukan dengan tidak tepat waktu dan pemberian berlebihan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Pemakain pupuk anorganik berlebihan dapat merusak struktur yang ada didalam tanah juga kesuburan tanah dan Kesehatan lingkungan pun akan menurun.
Ditambahkan tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pada kelompok tani mengenai pupuk organik dan ketrampilan dalam membuat pupuk organik cair (POC) yang berbahan dasar daun kelor. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan, serta evaluasi.
Selanjutnya hasil yang didapat adalah masyarakat mengerti mengenai jenis pupuk, pupuk organik, sumber bahan untuk dapat dijadikan pupuk organik. Pembuatan pupuk organik cair yang berbahan dasar daun kelor beserta manfaatnya dan aplikasi bagi tanaman.
POC yang telah berhasil dibuat tersebut memiliki ciri tidak berbau busuk, berwarna coklat. Implikasi pengabdian ini, diharapkan kelompok tani di Desa Dumajah dapat membuat POC sendiri dan mengaplikasikannya pada tanaman.
Diharapkan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini memberikan dampak peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada kelompok tani Desa Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan.
Pewarta Ridwan
