CN24 - Kota Mojokerto, 7 Mei 2026 - Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan buket bagi anggota Tim Penggerak PKK Kelurahan Gunung Gedangan yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Gunung Gedangan, Kamis (6/5).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka pelatihan ini menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti pembuatan buket tidak sekadar menjadi aktivitas pengisi waktu, namun harus mampu menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya pelatihan ini bisa menjadi sumber ekonomi bagi panjenengan. Tidak hanya sekadar bisa, tapi bagaimana ilmu yang didapat ini bisa menjadi sumber penghasilan dan mendorong panjenengan menjadi pelaku ekonomi kreatif,” tuturnya.
Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto Ning Ita menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto adalah 5,34 persen dan masih berada dibawah pertumbuhan ekonomi nasional dan provisi Jawa Timur. Dan ini menjadi atensi agar tumbuh lebih cepat.
“Kalau ngomong pertumbuhan ekonomi itu bahasanya percepatan dan perlambatan. Bagaimana ekonomi Kota Mojokerto bisa tumbuh lebih cepat. Karena target nasional pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden berada di angka 8 persen,” jelasnya.
Upaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi adalah mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif. Mendorong UKM dan IKM bisa naik kelas. Ia pun mengapresiasi inisiatif Kelurahan Gunung Gedangan yang menghadirkan pelatihan keterampilan bagi anggota PKK. Ning Ita berharap pelatihan tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai, namun berlanjut dalam bentuk pendampingan dan kolaborasi usaha.
Ning Ita juga menyinggung pentingnya inovasi dan penguatan ekonomi lokal di tengah situasi global yang berdampak pada kenaikan harga bahan baku, termasuk produk berbahan plastik. Karena itu, ia mendorong pemanfaatan daur ulang dan pengelolaan sampah sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif sekaligus mendukung program nasional pengurangan sampah.
“Sekecil apa pun kegiatan yang dilakukan berbasis APBD harus bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto,” tegasnya.
Melalui pelatihan tersebut, diharapkan anggota TP PKK Kelurahan Gunung Gedangan tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga mampu mengembangkan usaha kreatif yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.
Pewarta Ridwan
