CN24 - Kedamean — SMA Negeri 1 Kedamean turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Jawa Timur, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya ketahanan pangan sejak dini.
Pelaksanaan SIKAP di SMA Negeri 1 Kedamean diawali pada pukul 14.00 WIB melalui Zoom Meeting yang diikuti secara serentak oleh sekolah-sekolah di Jawa Timur. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung berupa penanaman tanaman ketahanan pangan di area kebun sekolah.
Sebelum kegiatan SIKAP digelar, SMA Negeri 1 Kedamean sejatinya telah lebih dahulu mengembangkan program ketahanan pangan sekolah dengan menanam berbagai jenis tanaman, seperti terong, cabai, dan daun ketela. Hal tersebut menjadi modal awal yang menunjukkan kesiapan serta antusiasme tinggi sekolah dalam menyambut dan melaksanakan program SIKAP.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari jajaran Dinas Pendidikan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi SMA dan Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, serta 15 kepala sekolah SMA dan SMK negeri se-Kabupaten Gresik. Kehadiran para pemangku kebijakan pendidikan tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap pelaksanaan SIKAP di SMA Negeri 1 Kedamean.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari setiap kelas yang mengenakan seragam olahraga dan pramuka.
Melalui SIKAP, para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik, tetapi juga menambah wawasan dan pengetahuan tentang konsep ketahanan pangan, jenis tanaman pangan, serta proses menanam hingga memanen hasilnya.
Kepala SMA Negeri 1 Kedamean, Nurul Wafiah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan SIKAP dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan SIKAP ini dapat menjadi pondasi yang baik bagi dunia pendidikan, khususnya bagi siswa-siswi yang mulai belajar dan mengenal alam di sekitarnya,” ujarnya.
Dengan kondisi lingkungan sekolah yang mendukung, seperti tanah yang subur serta cuaca yang kondusif, SMA Negeri 1 Kedamean dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Komitmen dan kesiapan sekolah ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program pendidikan berbasis kemandirian dan kepedulian terhadap ketahanan pangan.
Pewarta : SuDo



