CN24 - Kediri pada hari jumat (10 /7/2026 ) diDesa papar kec.Papar Kab.Kediri telah melaksanakan peringatan bersih desa, bentuk kecintaan terhadap budaya lokal yang mana dalam melaksanakan acara ini "mengusung tema " Rekonstruksi Kebudayaan , merawat keberagaman mewujudkan ketahanan pangan " kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat sekaligus upaya melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ratusan warga dari berbagai lingkungan Rt / Rw memadati lokasi kegiatan dan berbaur dalam suasana penuh kekeluargaan. Turut hadir Camat Papar Bpk Andrea Rangga Primansya, S.STP., M.M., Kapolsek Papar AKP Sriati, Danramil Papar, Lurah Papar Bpk. Joko Santoso, beserta jajaran pemerintah, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah hadirnya 152 tumpeng yang dibawa warga sebagai simbol rasa syukur atas rezeki, hasil bumi, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik. Deretan tumpeng tersebut juga menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong dan kekompakan masyarakat desa Papar yang terus terjaga di tengah perkembangan zaman.Dalam sambutannya, Camat Papar Bpk Andrea Rangga Primansya menegaskan bahwa tradisi Bersih Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh melalui tradisi seperti ini menjadi modal penting dalam membangun desa yang harmonis, tangguh, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat.
Sementara itu, Lurah Papar Bpk Joko Santoso menyampaikan bahwa setiap tumpeng yang disiapkan masyarakat mengandung doa dan harapan agar seluruh warga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta hasil panen yang melimpah.
“Melalui tradisi ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga budaya warisan leluhur, mempererat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan di Kelurahan Papar,” ujarnya.
Usai rangkaian sambutan, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan kemudian dilanjutkan eratnya hubungan sosial antarmasyarakat.
Melalui pelaksanaan Bersih Desa yang rutin digelar setiap tahun, Pemerintah Kelurahan Papar berharap nilai-nilai budaya,semangat gotong royong, dan rasa persaudaraan tetap terpelihara. Tradisi ini diharapkan terus menjadi perekat kebersamaan sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri, harmonis, dan sejahtera melalui penguatan ketahanan pangan.
Pewarta : Ko²


