Takbir Menetap dan Doa Wukuf Virtual Warnai Malam Arafah di Balaikota Mojokerto



CN24-Kota Mojokerto, 27 Mei 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Darul Amanah Balaikota Mojokerto saat Pemerintah Kota Mojokerto bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Mojokerto menggelar Takbir Menetap Idul Adha dan Doa Wukuf 1447 H/2026 M pada Selasa (26/5) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum spiritual untuk bermunajat bersama sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha dan pelaksanaan wukuf jamaah haji di Arafah.


Hari Arafah sendiri memiliki keutamaan besar dalam Islam. Hari Arafah dikenal sebagai salah satu hari paling mulia, di mana doa-doa diyakini mudah dikabulkan dan Allah SWT melimpahkan ampunan bagi umat-Nya. Momentum wukuf di Padang Arafah juga menjadi puncak ibadah haji yang sarat makna penghambaan dan ketundukan kepada Allah SWT.



Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan rasa syukur karena tradisi doa wukuf virtual yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut kembali dapat terlaksana. Ia menyampaikan kegiatan ini menjadi sarana menyambung doa dengan para jamaah haji asal Kota Mojokerto yang tengah melaksanakan wukuf di Arafah.


“Alhamdulillah, kita bersyukur sekali yang merupakan agenda rutin setiap tahun, setiap pelaksanaan ibadah haji Pemerintah Kota Mojokerto bersinergi dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Mojokerto bisa melaksanakan doa wukuf secara virtual bersambung doa dengan jemaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah,” tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto akan terus berupaya menghadirkan pelayanan dan kegiatan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat meski di tengah berbagai keterbatasan.


Ia mengatakan kegiatan-kegiatan berskala besar saat ini memang jauh berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, kondisi tersebut justru diyakini menjadi pemacu lahirnya kreativitas dan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Keterbatasan itu bukan sebuah penghalang apabila kita memiliki keyakinan dan optimisme bahwa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Maka Allah akan menurunkan solusi bagi setiap hamba-Nya yang mau berusaha dan beramal,” lanjutnya.


Pada kesempatan ini, Ning Ita juga memohon doa dari para ulama dan jamaah haji agar Pemerintah Kota Mojokerto senantiasa diberi kekuatan dalam mengikhtiarkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.


“Kami mohon tambahan doa pada malam hari ini, Gus Badri dan seluruh jemaah yang ada di Arafah. Kami yakin doa panjenengan semua akan semakin menguatkan langkah kami untuk tetap berikhtiar maksimal memajukan Kota Mojokerto,” imbuhnya.


Menutup sambutannya, Ning Ita turut mendoakan seluruh jamaah haji asal Kota Mojokerto agara diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Pewarta Ridwan

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama