CYBERNEWS24.CO.ID

Bupati Gresik Dukung Program Pangan Aman Terpadu, Dorong BPOM Perluas Layanan Klinik Untuk UMKM Dapatkan Izin Edar Produk



CN24 - Gresik, 9 April 2026 - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya terkait program prioritas nasional Keamanan Pangan Terpadu. Kegiatan digelar di ruang rapat Graita Eka Praja, Kamis (9/4/2026). 



Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BBPOM Surabaya, Yudi Noviandi, beserta tim jajaran. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas PMD Abu Hasan, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito, serta para kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.




Dalam paparannya, Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan hingga ke tingkat masyarakat. Program ini mencakup tiga komponen utama, diantaranya:



Pertama, Desa Pangan Aman, yang berfokus pada pembinaan desa agar mampu memproduksi dan mengawasi pangan secara mandiri. Program ini juga melibatkan kader keamanan pangan desa sebagai ujung tombak edukasi dan pengawasan di tingkat lokal.



Kedua, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, yang menitikberatkan pada pengawasan pangan segar dan olahan di pasar tradisional, sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang dan pengelola pasar agar menerapkan standar keamanan pangan.



Ketiga, Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman, yang bertujuan meningkatkan kualitas jajanan anak melalui pembinaan kantin sekolah serta edukasi kepada siswa, guru, maupun pedagang. 



"Saya berharap, adanya dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kabupaten Gresik, agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, " harapnya. 



Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program itu di Kabupaten Gresik. Pihaknya bahkan memberikan arahan langsung kepada seluruh kepala perangkat daerah yang hadir untuk turut berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut. 



"Pemerintah Kabupaten Gresik melalui OPD terkait berkomitmen mendukung sepenuhnya kegiatan pangan aman terpadu untuk dapat mewujudkan Gresik sebagai kabupaten pangan aman. Mudah mudahan kegiatan ini akan membangun budaya pangan aman secara mandiri, "harapnya. 



Selain itu, untuk penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peningkatan akses layanan perizinan serta pengembangan berbagai sektor ekonomi daerah. Bupati Yani mendorong BBPOM untuk membuka klinik pelayanan terpadu di Kabupaten Gresik. 



"Kehadiran layanan tersebut diharapkan akan mempermudah para pelaku UMKM. Khususnya di sektor makanan dan minuman, dalam mengurus izin edar produk, " ujarnya. 



Ia menjelaskan, selama ini pelaku UMKM kerap menghadapi kendala jarak dan proses administrasi ketika ingin mengurus izin edar BPOM. Dengan adanya unit layanan tersebut, proses perizinan diharapkan bisa lebih cepat dan mudah dalam kepengurusan produk UMKM. 



"Sambil berjalan, terkait rencana lokasi unit pelayanan BBPOM tersebut untuk sementara bisa dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP), "ungkapnya.



Bupati Gresik juga, mengucapkan terima kasih kepada BBPOM Surabaya yang akan mensuport intervensi kegiatan pangan aman terpadu untuk menuju kabupaten pangan aman. Menurut bupati  program ini merupakan langkah strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan.



"Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor produksi pangan, "harapnya.



"Pengurusan izin edar dari BBPOM ini juga merupakan upaya percepatan untuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik, " tandasnya. 



Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi, mengapresiasi langkah Pemkab Gresik terkait pengembangan UMKM. "Saya sangat apresiasi ini. Kita akan lakukan pendampingan dan pengawasan terkait izin BPOM, " kata Yudi. 




Dikatakan, hasil penilaian kabupaten/kota pangan aman pada tahun 2025 oleh BBPOM Surabaya penilaian untuk Kabupaten Gresik 72,09 dengan kategori baik. "Mohon untuk tetap dapat aktif mempertahankan dan kalau bisa ditingkatkan antara lain dalam kegiatan pengawasan pangan aman, " tuturnya.

Pewarta Ridwan

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama