CN24 - GRESIK – Inspektur Jenderal Polisi Drs. Jawari, S.H., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespin Lemdiklat Polri, menghadiri pembukaan peserta didik (Serdik) dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan manajemen tingkat III di Ruang Rupatama Sarja Arya Racana, Gresik, pada 26–27 Februari 2026.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kapolres Gresik, Ramadhan Nasution, yang secara langsung membuka rangkaian acara pendidikan Sespim. Dalam sambutannya, Kapolres Gresik menegaskan bahwa pendidikan Sespim dan pelatihan manajemen tingkat III merupakan langkah strategis dalam mencetak pemimpin Polri yang adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab berbagai tantangan persoalan di tengah masyarakat.
“Pendidikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan proses pembentukan karakter kepemimpinan yang responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan keamanan,” tegasnya.
Acara pembukaan Serdik ini juga dihadiri sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan lembaga, di antaranya Wakil Bupati Gresik, Kepala BULOG Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pertanian beserta staf Badan Statistik Ekonomi, Kepala Dinas PUPR, Kepala Desa Gredek, perwakilan Gapoktan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat Distrik Gresik.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber menyampaikan materi yang berkaitan dengan kondisi ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, data statistik ekonomi, hingga peran desa dalam mendukung program pemerintah. Kepala Desa Gredek, Kepala Dinas Pertanian, Badan Statistik Ekonomi, serta perwakilan BULOG turut memberikan paparan komprehensif yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama peserta didik kepolisian.
Terlihat pula kehadiran perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat GMBI Distrik Gresik yang turut mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh perhatian.
Menurut Moh. Hudin, S.Pd., kegiatan Sespin yang melibatkan peserta didik untuk mendengarkan paparan narasumber sekaligus berdialog aktif melalui sesi tanya jawab merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam penguatan kepemimpinan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah.
“Forum ini menjadi wadah pembelajaran strategis, di mana peserta didik tidak hanya menerima teori, tetapi juga memahami kondisi riil di lapangan melalui perspektif lintas sektor,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diharapkan mampu membekali para Serdik dengan wawasan komprehensif dan kemampuan manajerial yang kuat, guna mendukung tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah Gresik.
Pewarta : Suwono


